Siapa Dibalik kita

Hidup merantau dari zaman SMK sampe kuliah sampe sekarang kerja pasti bukan atas jerih payah sendiri. Ada doa yang diam-diam selalu dipanjatkan ketika malam hari tanpa sepengetahuan kita, tanpa kita dengar, tanpa kita lihat. Ada keringat yang selalu bercucuran dibadan ketika berada dibawah sinar matahari hanya untuk mencari makan bagi yang dirumah. Ada tangis yang diam-diam membasahi pipi ketika tau kita sedang kesusahan, sedang sedih, sedang merana. Ada yang lebih tersakiti ketika kita tersakiti oleh oranglain atau karena ulah sendiri.

Diam-diam tak pernah mengeluh kepada kita mengenai bagaimana sulitnya menghidupi kita, sedangkan kita terus berkomentar kurang dan kurang. Padahal justru dialah yang seharusnya mengeluh karena lelah karena letih sudah bekerja keras untuk kita, tapi kita tak memberikan apa-apa.

Siapa dibalik kita yang bisa sekolah hingga selesai kuliah? Siapa dibalik kesuksesan kita mendapatkan apa yang kita impikan? Siapa?

Ayah, Bapak, orang tua kita..
bapak adalah orang yang kuat, orang yang giat, orang yang gigih, apapun akan bapak lakukan untuk memenuhi kebutuhan kita, untuk mendapatkan apa yang kita mau. sedih rasanya kalau kita masih mengeluh masih terus meminta, masih terus mengharapkan bapak.

Tidak kenal lelah atau renta, bapak tetap berusaha untuk kita, untuk menyenangkan kita. terus kita?
Ketahuilah, bapak juga manusia biasa, manusia ciptaanNya yang nanti akan ada masanya kembali padaNya, pertanyaannya apakah kita sudah membalas budi? sudah membahagiakannya? sudah menjadi anak baik untuknya?

mungkin mulai dari sekarang kita bisa mulai membahagiakannya, merawatnya, menjadi teman curhatnya , teman mainnya, 

Comments