‘Jakarta – Ngambang‘


Setelah desakan dari penumpang yang mulai rusuh karena lambatnya respon nahkoda kapal, akhirnya kerusuhan itu makin menjadi-jadi (untung bukan kuda lumping, kalauaey mereka jadi kuda lumping pinggiran kapal tu mereka makan bukan beling lagi). Waktu itu aku cerewet, aku kan bawa bubur, sedia memang aku makanan cepat saji kecuali mie. Aku takut aku sakit perut kalau makan mie. Aku bawa karena aku pikir dikapal gak ada makanan. Ada seharusnya tapi karena kondisi yang awalnya aku ga tau jadi gak ada terus penumpang lainnya menjarah atau mengambil alih dapur kapal itu. Waktu itu dapur yang ada di kapal tersebut udah di porak porandakan sama bubuhan penumpang yang ingin mencari sesuap nasi dan lauk. aku kan mau buat bubur, bubur itu dibuat dengan air panas. Air panas didapat kalau kita masak. Masaknya ya didapur yang lagi di jarah penumpang. Terus ada temanku yang beda universitas yang temani aku. Aku kaget, karena aku baru tau orang rusuh kayak gini. Berebutan makanan , saling marah-marah, maki-maki ya apa ajalah mereka lakuin. Aku sudah parno duluan, semoga ereka masih waras untuk tidak menyentuh wanita seperti aku. Alhamdulillah aku itu sama temanku. Untung aja dia ngakuin aku adalah seorang “ibu”, okelah gak apa-apa karena nantinya aku akan jadi ibu juga, yang jadi masalah dia bohongnya itu kok hebat banget. Tapi karena kebohongan dia itu aku jadi didahulukan untuk meminta air panas yang sebelumnya mereka masak. whateverlah aku mau dibilang apa, asal aku nda diapa-apakan akumah maturnuhun sangat. Itu dah fungsinya pakai jilbab besar, aku didahulukan hehe dikira gue emak-emak jadi kada ada yang berani apa-apa gue hehe yaey. Disitu aku baru tau bahwa kita  kalau mau jalan-jalan memang harus persiapannya sangat matang, mana tau dijalan kena musibah kayak gini. But aku pikir ini bukan musibah, ini hanya peringatan dariNya, mungkin selama perjalanan kita melakukan kesalahan, melakukan dosa or orang yang ada disitu yang melakukan itu. Jadi kita ditegurnya lewat hal-hal macam ini. Kalau sudah kayak gini ya pilihannya cuman 2, kamu syukuri karena mungkin aka nada kenikmatan setelah ini atau kamu memohon ampun karena kejadian karena kelakuanmu sebelumnya. Setelah sekian lama kita terombang ambing diatas air laut yang aku sendiri gak  tau itu dimana, akhirnya bala bantuan datang dan tadaa, mereka membawakan makanan yang banyak sekali, memberikan obat-obatan juga. Tapi mereka datang saat aku sudah ketiduran, lagipula aku sudah kenyang dan aku hanya ingin menikmati tidurku yang memualkan itu. Setelah semua sudah mendapatkan makanan dan obat-obatan, bahan bakar untuk kapalnya akhirnya datang. Alhamdulillah sudah bisa tenang aku,  aku rasa penumpang yang lainnya juga sudah tenang. Konflik yang ada diantara penumpang dan bubuhan kapal juga sudah mereda, namun ada beberapa penumpang yang menuntut untuk tanggungjawab atas apa yang sudah terjadi. Karena kapal itu kehabisan bahan bakar ditengah laut itu menyebabkan beberapa yang membawa muatan ikan menjadi busuk, beberapa orang juga sakit, beberapa lagi juga jadi terlambat untuk ke suatu tempat.

Dan dengan segala upaya yang dilakukan akhirnya pihak kapal atau yang mengurus kapal mereka mau bertanggung jawab sesuai dengan kesepakatan kita. Oia satu hal, kejadian itu masuk berita offline maupun online dan berita TV. Alhamdulillah muka ku kayaknya gak kena  shot, kalaupun kena ya sudahlah gak apa-apa sekali kali jadi artis. Gini, aku mau kasih saran kalian yang suka baca-baca berita lewat social media atau lewat portal-portal berita atau liat di TV. Ingat ya gak semua berita itu bener, kamu harus bandingkan satu berita ke berita lainnya. Kenapa? Ya karena kadang berita itu yang muncul hanya memojokkan salah satu pihak atau menonjolkan salah satupihak aja. Misal berita yang kejadian kemarin di Kapal itu, ya mereka melebih-lebihkan ceritanya ada beberapa hal yang mereka bohong tentang hal tersebut. Tapi insyaAllah apa yang aku tulis ini berfaedah dan juga real. Terus kalau kamu mau naik kapal lewat pelabuhan Semayang di Balikpapan itu ada kapalnya hari Senin dan Kamis. Jadi kalian estimasikan aja hari apa mau jalan dan kapan sampainya. Terus jangan lupa siapkan fisik dan mental kalian sebelum dijalan. Karena setiap perjalanan itu pasti akan ada cerita, entah cerita apa dan apa ya kamu akan merasakannya dan yang harus kamu selalu lakukan adalah berdoa karena hanya Allah sebaik-baiknya penolong.

Comments