Setelah desakan dari
penumpang yang mulai rusuh karena lambatnya respon nahkoda kapal, akhirnya
kerusuhan itu makin menjadi-jadi (untung bukan kuda lumping, kalauaey mereka
jadi kuda lumping pinggiran kapal tu mereka makan bukan beling lagi). Waktu itu
aku cerewet, aku kan bawa bubur, sedia memang aku makanan cepat saji kecuali
mie. Aku takut aku sakit perut kalau makan mie. Aku bawa karena aku pikir
dikapal gak ada makanan. Ada seharusnya tapi karena kondisi yang awalnya aku ga
tau jadi gak ada terus penumpang lainnya menjarah atau mengambil alih dapur
kapal itu. Waktu itu dapur yang ada di kapal tersebut udah di porak porandakan
sama bubuhan penumpang yang ingin mencari sesuap nasi dan lauk. aku kan mau
buat bubur, bubur itu dibuat dengan air panas. Air panas didapat kalau kita
masak. Masaknya ya didapur yang lagi di jarah penumpang. Terus ada temanku yang
beda universitas yang temani aku. Aku kaget, karena aku baru tau orang rusuh
kayak gini. Berebutan makanan , saling marah-marah, maki-maki ya apa ajalah
mereka lakuin. Aku sudah parno duluan, semoga ereka masih waras untuk tidak
menyentuh wanita seperti aku. Alhamdulillah aku itu sama temanku. Untung aja
dia ngakuin aku adalah seorang “ibu”, okelah gak apa-apa karena nantinya aku
akan jadi ibu juga, yang jadi masalah dia bohongnya itu kok hebat banget. Tapi
karena kebohongan dia itu aku jadi didahulukan untuk meminta air panas yang sebelumnya
mereka masak. whateverlah aku mau dibilang apa, asal aku nda diapa-apakan
akumah maturnuhun sangat. Itu dah fungsinya pakai jilbab besar, aku didahulukan
hehe dikira gue emak-emak jadi kada ada yang berani apa-apa gue hehe yaey.
Disitu aku baru tau bahwa kita kalau mau
jalan-jalan memang harus persiapannya sangat matang, mana tau dijalan kena
musibah kayak gini. But aku pikir ini bukan musibah, ini hanya peringatan
dariNya, mungkin selama perjalanan kita melakukan kesalahan, melakukan dosa or
orang yang ada disitu yang melakukan itu. Jadi kita ditegurnya lewat hal-hal
macam ini. Kalau sudah kayak gini ya pilihannya cuman 2, kamu syukuri karena
mungkin aka nada kenikmatan setelah ini atau kamu memohon ampun karena kejadian
karena kelakuanmu sebelumnya. Setelah sekian lama kita terombang ambing diatas
air laut yang aku sendiri gak tau itu
dimana, akhirnya bala bantuan datang dan tadaa, mereka membawakan makanan yang
banyak sekali, memberikan obat-obatan juga. Tapi mereka datang saat aku sudah
ketiduran, lagipula aku sudah kenyang dan aku hanya ingin menikmati tidurku
yang memualkan itu. Setelah semua sudah mendapatkan makanan dan obat-obatan,
bahan bakar untuk kapalnya akhirnya datang. Alhamdulillah sudah bisa tenang
aku, aku rasa penumpang yang lainnya
juga sudah tenang. Konflik yang ada diantara penumpang dan bubuhan kapal juga
sudah mereda, namun ada beberapa penumpang yang menuntut untuk tanggungjawab
atas apa yang sudah terjadi. Karena kapal itu kehabisan bahan bakar ditengah
laut itu menyebabkan beberapa yang membawa muatan ikan menjadi busuk, beberapa
orang juga sakit, beberapa lagi juga jadi terlambat untuk ke suatu tempat.
Dan
dengan segala upaya yang dilakukan akhirnya pihak kapal atau yang mengurus
kapal mereka mau bertanggung jawab sesuai dengan kesepakatan kita. Oia satu
hal, kejadian itu masuk berita offline maupun online dan berita TV.
Alhamdulillah muka ku kayaknya gak kena
shot, kalaupun kena ya sudahlah gak apa-apa sekali kali jadi artis.
Gini, aku mau kasih saran kalian yang suka baca-baca berita lewat social media
atau lewat portal-portal berita atau liat di TV. Ingat ya gak semua berita itu
bener, kamu harus bandingkan satu berita ke berita lainnya. Kenapa? Ya karena
kadang berita itu yang muncul hanya memojokkan salah satu pihak atau menonjolkan
salah satupihak aja. Misal berita yang kejadian kemarin di Kapal itu, ya mereka
melebih-lebihkan ceritanya ada beberapa hal yang mereka bohong tentang hal
tersebut. Tapi insyaAllah apa yang aku tulis ini berfaedah dan juga real. Terus
kalau kamu mau naik kapal lewat pelabuhan Semayang di Balikpapan itu ada
kapalnya hari Senin dan Kamis. Jadi kalian estimasikan aja hari apa mau jalan
dan kapan sampainya. Terus jangan lupa siapkan fisik dan mental kalian sebelum
dijalan. Karena setiap perjalanan itu pasti akan ada cerita, entah cerita apa
dan apa ya kamu akan merasakannya dan yang harus kamu selalu lakukan adalah
berdoa karena hanya Allah sebaik-baiknya penolong.
Comments
Post a Comment