Kewajiban Mengenakan JIlbab



 // Berhijab itu tidak menunggu kamu siap atau tidak.
// Tidak menunggu hidayah datang menjemput,
// dan tidak menunggu ajal menjemput.

// sudah kewajiban kita sebagai seorang muslimah untuk menutup aurat
// tidak peduli bagaimana kondisi kita
// apakah kamu tahu kapan kamu akan di kembalikan padaNya?

// jika besok kau telah tiada, bagaimana?
// penyesalan itu datang di saat terakhir

// sebelum kau di pakaikan hijab untuk terakhir kalinya
// yaitu pada saat menuju tempat  peristirahatan yang kekal.

//Allah Ta’ala berfirman,‏
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS.Al Ahzab: 59).

// Aurat wanita adalah seluruh tubuhnya kecuali wajah dan telapak tangan.
// Dan sudah menjadi kewajiban kita untuk menutupnya

//“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: [1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan [2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian .” (HR. Muslim no. 2128). 
Di antara makna wanita yang berpakaian tetapi telanjang dalam hadits ini adalah: (1) Wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Inilah yang dimaksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang; (2) Wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang (Al Minhaj SyarhShahih Muslim, 17: 190-191).

// janganlah kawan, kau membuka auratmu, jagalah auratmu bagi dirimu sendiri dan itu adalah suatu kewajiban yang harus kita penuhi. keep istiqomah. :)

Comments