Dia berkata, “aku sayang sama kamu. aku mau kita menikah suatu saat nanti. Jangan pernah tinggalin aku sendiri ya?”
Atau gombalan lainnya yg membuat hati meluber kemana-mana. Disini
bukannya menggurui atau sok paling benar, karena dulu aku juga pernah
berada di moment itu. Dimana seorang wanita yang benar-benar mencintai
lelakinya dan berharap kata-kata manis mulutnya itu akan menjadi
kenyataan.
Atau gombalan lainnya yg membuat hati meluber kemana-mana. Disini
bukannya menggurui atau sok paling benar, karena dulu aku juga pernah
berada di moment itu. Dimana seorang wanita yang benar-benar mencintai
lelakinya dan berharap kata-kata manis mulutnya itu akan menjadi
kenyataan.
Hei! Hidup ternyata tak semulus itu kan? Kalo
belajar dari pengalaman mah seharusnya bisa ngambil pelajaran langka
disini. “Jangan pernah berharap sama manusia” itu kuncinya.
Udahlah
buat apa pacaran, cinta cintaan, sayang sayangan, belum tentu dia jadi
suami. Yg namanya pacaran itu gak ada kata “ala islam”. Pacaran=dosa.
Mending doain dia aja. Takut gak bisa nahan kangen? Dulu aku juga gitu.
Pernah berada di posisi paling bawah, mungkin. Seakan akan hidup udah ga
ada arti lg.Seakan akan mati adalah menjadi pilihan. Na’udzubillah..
tapi yap, aku pernah ngerasain itu.
kalau dia itu cinta, ya seharusnya dia menikahi kamu. Menjadikan kamu halal untuknya, bukan malah mengajak kamu dalam hal bermaksiat. Namanya pacaran tuh ya, pastinya otak, hati kita tidak terpaut pada Allah. aku tau karena aku pernah merasakan.
Dia yg kamu cinta
harusnya menjaga kehormatanmu. Dia yg kamu cinta ga akan mengikat kamu
dengan janji janji manisnya, bahkan ada yang sampe bawa bawa nama Tuhan.
Entahlah. Ada orang bilang cinta itu buta. Iya, buta. Benar. Buta oleh hawa nafsu.
Cinta.
Cintai Allah dulu ya. Allah cemburu tau kalo kita lebih mencintai dia
dibandingNya. Inget, yang Maha Pembolak balik hati siapa? ALLAH. Serahin
semua ke Allah. Kalau dia jodohmu, Allah akan buat skenario yang jauh
lebih hebat dibanding pacaran. Emang banyak yg dengan pacaran trs nikah.
Tp tujuan menikah itu bukan sekedar qobiltu, tapi mencari keridhoanNya.
Mungkin benar dia akan menikahimu, tp jalan utk menuju ke pelaminan ya
tergantung individu.
Titip dia yang kamu cinta sm
Allah. Aku nulis gini seakan akan aku ga ada beban masalah cinta ya? Ada
kok. Tapi lewat tulisan ini aku jg sambil memotivasi diri agar ga
kembali ke masa masa suram itu.
Ada saatnya Allah
menjawab segala doamu. Ingat, Allah pasti akan menjawab doamu.
Percayalah. Entah doamu akan benar benar dikabulkan sesuai permintaanmu,
atau digantikan dengan yg jauh lebih baik. Entah dijawab di dunia atau
diakhirat nanti. Tp pasti Dia akan menjawab doamu. Dia tau mana yg
terbaik untuk hambaNya.
Sekarang tugasmu mencintai
Allah. Upgrade diri menjadi lebih baik dr sblmnya. Entah buat siapa
nanti hijrahmu ini. Berbaik sangkalah kepadaNya. semoga kita tetap istiqomah
Comments
Post a Comment