Terpenjara oleh rasa sendiri


Ada saat itu....
Aku tersenyum menatap orang entah siapa orang itu
Siapa dia?
Aku pun tidak tau
Tiba-tiba otot pipi ini bergerak
Dan menggambarkan sebuah senyuman untuk orang tersebut
Aneh rasanya
Aku tak meminta dia untuk mengembangkan senyum di wajah ku

Ada saat itu...
Aku berjalan, melangkahkan kaki beiringan dengan angina yang membawaku
Aku bertemu orang itu.
Dan seketika kakiku berlari dan bersembunyi
Ada apa ini,
Aku sendiri tidak tau

Dan ada saat-saat tertentu aku melakukan hal-hal tersebut
Tanpa perintah dari otakku
Dan ada saat dimana aku merasa sangat sedih Karena orang itu
Aku sangat marah karena orang itu
Dan rasa-rasa itu muncul tanpa aku sadari.
Bukan ini yang aku mau,
Pertanyaan atas perilaku aneh ku selalu berterbangan tapi aku tidak dapat menjawabnya
Lama dan lama aku hanya diam
Memenjarakan rasa ini, agar tidak keluar dari batas wilayahnya
Aku tidak ingin terlalu terbawa suasana
Aku tidak ingin merusak segalanya yang telah terjadi
Dan aku tidak ingin bila rasa ini keluar dan menimbulkan masalah
Biarlah aku memenjarakannya
Di dalam sel dingin , di dalam yang paling dalam sel penjara.
Agar tidak dapat keluar dan tidak ada yang mengetahuinya.

Comments