Termenung di
samping jendela,
Menatap keluar
jendela
Terbayang akan
hadirmu yang selalu ada di pikiran
ku rasakan ada
yang perih saat ku terbayang akan kehadiranmu
ada yang berbeda
saat kau taka da
ada yang lain
ketika hadirmu menjadi sangat berarti
entah rasa apa
ini, rasa yang selalu ada ketika taka da
hadirmu
dengan ribuan
pertanyaan dalam benak
mata ini, selalu
mencari akan bayanganmu
kaki ini selalu
ingin beranjak mencari jejakmu
entah raga ini
seolah terhipnotis untuk mencari mu.
Mencari akan
kehadiranmu walau hanya untuk bertemu bayanganmu
Hati ini seakan
mencari kawannya yang hilang,
Seakan mencari
belahannya yang terpisah.
Namun, benteng
itu masih kokoh berdiri untuk menghalangi ku
Untuk membuat
aku tetap dalam tempatku
Membuat aku tak
dapat berpindah ataupun menncarimu
Rasa ini semakin
sakit rasanya
Ketika ku lihat
wajahmu diam dalam sebuah kertas.
Ingin ku segera
berlari, menghindari , menjauh
Agar rasa ini
tidak datang lagi dan lagi
Namun aku salah,
semakin aku jauh semakin rasa ini mencekikku
Membuat aku
sulit untuk beraktivitas.
Ku akui ku
menginginkanmu
Sekalipun kau
tak menginginkan aku….
Comments
Post a Comment